Jumat, 03 Juni 2011

6 Manfaat Tidur Telanjang

 

Jika ditanya, pakaian apa yang paling nyaman dipakai untuk tidur, rata-rata jawaban Anda pastilah: daster atau paduan tank top dan celana pendek. Bahan yang tipis dan minim mengurangi rasa gerah dan membuat Anda bebas bergerak.




Namun, apabila Anda butuh sedikit tantangan, bagaimana jika Anda lepaskan saja busana tidur Anda dan tidur telanjang? Dalam buku The Best Sex of Your Life karya Jennifer Hunt dan Dan Baritchi, digambarkan betapa tidur telanjang memberikan banyak manfaat. Sentuhan bahan seprai yang lembut pada kulit, atau sentuhan kulit Anda dan pasangan, akan mendorong peningkatan kehidupan seksual Anda. Simak berbagai manfaat lainnya sebagai berikut:

1. Melepaskan oksitosin
Hormon oksitosin dilepaskan ketika terjadi kontak kulit dengan kulit. Ketika kulit bersentuhan dari kepala hingga kaki sepanjang malam, Anda akan mendapatkan arus hormon yang bermanfaat. Beberapa manfaat oksitosin, antara lain, meningkatkan rasa sejahtera, menurunkan detak jantung, mengurangi hormon stres, meningkatkan rasa percaya, dan tentunya, dorongan seksual.

2. Bikin “mood” untuk bercinta
Banyak perempuan menolak berhubungan seks karena sedang enggak mood. Penyebabnya bisa karena kelelahan, takut anak sewaktu-waktu terbangun, atau apa pun yang mengganggu pikiran Anda. Padahal, menolak berhubungan hanya membuat perempuan merasa kesepian dan diacuhkan. Karena itu, sebaiknya Anda yang mengubah mood tersebut untuk bercinta. Caranya, meringkuk di bawah selimut dengan bodysuit yang sudah Anda miliki sejak lahir itu. Rasa berdesir pada kulit akan memberikan rangsangan seksual yang Anda butuhkan.

3. Terlihat erotis
Pria mana pun tak akan tahan melihat sang istri meringkuk di sisinya tanpa busana. Hal itu menjadi semacam undangan untuknya guna berhubungan seksual.

4. Menciptakan hasrat
Salah satu alasan utama perempuan tidak ingin berhubungan seks adalah ketimpangan dalam relasinya dengan pasangan. Ketika Anda merasa terpisah dari pasangan, Anda mungkin juga kehilangan hasrat untuknya. Nah, tidur telanjang bisa membantu mengatasi hambatan tersebut.

5. Menimbulkan ikatan
Ketika saling bersentuhan kulit di tempat tidur, Anda bisa meningkatkan rasa ikatan di antara Anda dan pasangan. Ingatlah ketika baru pertama berpacaran atau baru menikah dulu, inginnya selalu bersentuhan, kan? Semakin Anda menyentuh, Anda semakin merasa dekat dengan pasangan. Ikatan yang meningkat sama artinya dengan semakin sering bercinta.

6. Lebih sehat
Lebih sering berhubungan seks memberikan banyak manfaat kesehatan dan perkimpoian pun lebih berpeluang untuk bertahan lama. Anda tidak perlu bercinta setiap hari (kecuali Anda berdua memang menginginkannya), cukup beberapa kali saja dalam seminggu. Menghabiskan waktu setengah hingga satu jam sehari untuk bercinta bisa menjadi olahraga yang menyenangkan bagi Anda. Anda akan merasa lebih puas dengan hidup Anda, lebih bugar, dan lebih Sehat..

BENAR ATO SALAH..?

Ternyata Cipok`an Banyak Manfaatnya


Relaksasi
Berciuman secara alami mampu membuat Anda merasa santai. Berdasarkan laporan ilmiah para peneliti, berciuman meningkatkan kadar hormon oksitosin dan endorfin, yang berfungsi menenangkan dan membuat tubuh merasa baik. Selain itu, bertukar air liur saat berciuman juga mampu meningkatkan kadar dopamin, yang menambah perasaan romantis.

Meningkatkan imunitas
Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Medical Hypotheses yang dipublikasikan belum lama ini, berciuman dapat meningkatkan kekebalan tubuh perempuan terhadap Cytomegalovirus. Virus yang menular lewat kontak dari mulut ke mulut ini, dapat menyebabkan kebutaan dan bayi lahir cacat apabila sang ibu adalah seorang carrier selama kehamilan. Akan tetapi, virus tersebut relatif tidak berbahaya bagi orang dewasa. Berciuman selama ini dianggap sebagai cara penularan virus dan dengan demikian sekaligus memperkuat kekebalan tubuh.


Mengencangkan otot wajah
Jangan pernah meremehkan latihan mulut selama Anda melakukan sesi berciuman. Sejumlah peneliti mengatakan, Anda menggunakan 30 otot saat berciuman dan berciuman membantu mengencangkan pipi.


Memilih pasangan terbaik
Helen Fisher, seorang antropolog, mendeskripsikan berciuman sebagai alat penilaian pasangan. Sebagian besar korteks ditujukan untuk menerima sensasi dari sekitar bibir, pipi, lidah, dan hidung. Dari 12 syaraf di tengkorak, lima di antaranya mengambil data dari sekitar mulut. Syaraf-syaraf tersebut dirancang untuk memilih perasaan yang paling sensitif, yakni cita rasa, aroma, sentuhan, dan temperatur yang paling rumit.

Nah, ketika Anda mencium seseorang, Anda benar-benar dapat mendengar, melihat, dan merasakan mereka. Jadi, berciuman bukan sekadar ciuman biasa, melainkan juga mengungkapkan siapa diri Anda, apa yang Anda inginkan, dan apa yang dapat Anda berikan.

Sementara itu, peneliti lain 
mencatat bahwa berciuman adalah cara biologis untuk menentukan siapa pasangan yang secara genetik paling kompatibel dengan Anda. ''Pada saat berciuman, ada mekanisme terprogram yang menilai kesehatan, status reproduksi, dan kompatibilitas genetik,'' ujar Gordon G. Gallup Jr., profesor psikologi evolusioner di State University of New York, Albany, yang mempelajari kompetisi reproduktif dan biologi atraksi interpersonal. Oleh karena itu, apa yang terjadi selama ciuman pertama benar-benar bisa menjadi penentu kecocokan suatu pasangan.
Membakar kalori
Berdasarkan berbagai laporan berbeda, aktivitas berciuman mampu membakar sebanyak 2-6 kalori dalam satu menit. Meskipun tidak sama seperti ketika Anda jogging di atas treadmill, satu jam berciuman senilai dengan pembakaran setengah genggam cokelat M&Ms atau setengah gelas wine.

Entri Populer

mainan

Template by : kendhin x-template.blogspot.com