Minggu, 20 Maret 2011

Syair Kehidupan


Dahulu jiwa tercipta tidak ada yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan penghormatan

Jiwa turun kedunia karena wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti bahwa jiwa adalah seorang hamba

Cinta bukan memiliki akan tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang membuat cinta itu bermakna
Karena Cinta telah cukup untuk cinta

Yang Maha Esa Mencipta alam semesta
Yang Maha Esa Mencipta manusia bukan dengan sia-sia
Tetapi hanya ingin menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti bahwa ia adalah seorang hamba yang memiliki Raja

Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk mendapatkan derajat tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati

Apakah Dunia tak seindah rupanya
Menipu dan memperdaya selama hidupnya?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia, begitu kejamkah dunia ?
Sesungguhnya dunia dicipta untuk melayani dan dilayani, akan tetapi manusia sendiri yang tak tau diri,Egois bahwa manusia paling sempurna.

Bencana alam terjadi bukan karena usia dunia yang sudah tua
Tetapi manusia yang berbuat semena - mena terhadapnya
hanya ingin dilayani tetapi tidak ingin melayani
bencana tercipta karena manusia lupa hingga Yang Maha Murka

Hanya jiwa yang mengerti jiwanya
Hanya Jiwa yang sadar dapat mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya didunia
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya

Jiwa tercipta untuk menjadi bahagia dan merdeka
Jiwa merdeka, hanya ikhlas yang ada
Saat Yang Maha berkata Inilah saatnya engkau kembali
Jiwa Pasrah dan rela hanya terucap kata
"LAILLAHA ILLAALLAAHU WALAQUWWATA ILLA BILLAH"
Amin.........................


Assalamualaikum ucap jiwa dalam hati
Jiwa Panjatkan doa sekedar berharap kepada ilahi
Mengetuk pintu sebagai tamu
Berharap diterima sebagai tamu yang diharapkan.

Oh, Pantaskah aku bertamu dengan ini?
Tanpa busana kebanggaan yang melekat pada diri
Akankah jiwa dihormati dan tidak dipandang setengah hati
Kukatakan padamu bahwa tuanku seorang pemurah hati.

Kemewahan tidak membuat jiwa mulia
Tanpa busana pun manusia bisa menjadi mulia
Bukankah jiwa datang tanpa harta?
Dan tahukah kamu harta apa yang paling mulia?

Sang Maha mewariskan Surga dan neraka
Bagi Hamba Yang bertaqwa dan durhaka
Puja dan Puji Bagi sang Maha
Engkau adalah Keadilan ilahi

Engkau cipta sang kaya dan kaum papa
Agar mereka bisa memberi dan menerima
Perbedaan yang berarti sama
Bahwa mereka sebenarnya tiada memiliki apa-apa

Benakku bertanya? Kenapa jiwa harus tercipta?
Kenapa jiwa tercipta kalau hanya untuk tiada?
Yang Maha berkata tidaklah kucipta semua ini dengan sia-sia
Apa maksud ini semua?
Semua jiwa pasti bertanya, siapakah aku yang sebenarnya?
Kenapa aku berada, dan kenapa aku harus tiada?

Tidakkah jiwa berpikir kenapa jiwa datang kedunia?
Pernahkah jiwa mendengar Yang Maha berkata
"KUCIPTAKAN JIN DAN MANUSIA HANYA UNTUK MENYEMBAH KEPADAKU"
Ku katakan kebenaran sejati, Ku katakan tujuan hidup sejati
Bahwa manusia hanya dicipta untuk menyembah kepada Sang Maha Kuasa...

Sabtu, 19 Maret 2011

syair

I
Kekasih...
Kutelusuri jejak bintang-bintang nun jauh di ujung cakrawala.
Betapa kerdilnya diri dalam kemaha besaran Sang Pencipta.
Tiada berarti bagai sebutir debu ditengah gurun sahara,
yang pergi kemana pun angin gurun akan membawa.

Dalam derasnya airmata kerinduan yang mencucur.
Terasa betapa hidup hamba kurang bersyukur.
Bahkan terkadang dihinggapi jiwa takabbur,
Ampunilah hamba sebelum masuk kubur.

Kadang iman diri bagaikan remah.
indahnya dunia pun jadi utama,
Wahai Ilahi Pemilik Rahmah.
Ampuni diri yang lemah.

II

Wahai Yang Rahman.
Kuatkan hamba dalam iman.
Harumnya bagai bunga ditaman.
Dan tempat yang baik tuk kediaman.

Dalam cinta yang kadang masih sering tergoda.
Bermohon hamba pada-Mu dengan tangan tengadah.
Agar Engkau ridho untuk teguhkan taqwa di didalam dada.
Agar selalu sadar balasan surga dan neraka-Mu yang memang ada.

III
Wahai Engkau yang memiliki segala apa yang ada di alam semesta.
Yang meninggikan derajat mereka yang sebelumnya ternista.
Hanya pada-Mu jua hamba memanjatkan segala pinta.
Agar di dunia dan akherat kelak tidak menderita.

Wahai Engkau Yang Maha membalik hati.
Tunjukkan jalan yang harus kutiti,
Agar selamat di hari nanti.
Kelak, setelah mati.

Kekasih.
Padamu hamba berserah diri.

Entri Populer

mainan

Template by : kendhin x-template.blogspot.com